RSS Feed

Chat with Me
Nov 29

Etika Mengunjungi Bayi Baru Lahir

Articles & Stuff, Info & Tips, Smart Parents  1 Comment

Menengok bayi baru lahir memang sangat baik. Namun, tak jarang malah berefek buruk buat si bayi. Itu lantaran para tamu tak paham etika mengunjungi bayi baru lahir.

Jika masih di rumah sakit, tamu yang datang menengok memang relatif lebih bisa diatur dengan adanya jam kunjungan yang sudah ditetapkan. Selain itu, bayi pun lebih banyak dirawat di kamar bayi oleh perawat. Dengan demikian, efek buruk relatif kecil. Namun bila sudah pulang ke rumah, otomatis perawatan bayi sepenuhnya ada di tangan orang tuanya. Di sisi lain, yang datang menengok pun tak bisa diatur dengan jam kunjungan, kan?

Nah, berikut ini 3 kebiasaan buruk para tamu yang mesti diwaspadai:

1. MENCIUM BAYI
Kebiasaan ini jelas tak menguntungkan si kecil. Masalahnya, bayi baru lahir memiliki imunitas atau daya tahan yang sangat lemah, karena memang pembentukan sistem kekebalannya belum selesai. Sedangkan kita tahu, banyak sekali penularan penyakit yang terjadi melalui perantaraan butiran ludah halus (droplet) yang terisap dan masuk ke saluran napas.

Hingga, bila diantara para tamu ada yang kurang sehat, semisal agak pilek sedikit, tentu si kecil bisa ikut tertular dan akhirnya sakit. Padahal kalau bayi baru lahir sakit, mudah sekali merembet ke organ lainnya.

Namun untuk melarang tamu agar tak menyentuh si kecil, tak mudah dilakukan. Salah - salah malah dianggap sombong dan tak menghargai tamu. Apa boleh buat, kita harus pintar - pintar menghadapinya. Katakan dengan sopan, sebaiknya ia tidak terlalu dekat dengan si bayi. Atau, bisa juga si ibu menyediakan masker penutup mulut dan hidung, sehingga bila si tamu tetap berkeinginan untuk berdekatan dengan si kecil, mintalah ia untuk menggunakan masker tersebut.

Read more »

Nov 29

Pedoman Praktis Melatih Bayi dan Anak Berbicara

Articles & Stuff, Info & Tips, Smart Parents  1 Comment

Perkembangan berbicara bayi dan anak

  • Sekitar umur 7 - 8 bulan bayi mulai bisa bersuara satu suku kata, misalnya: ma atau pa atau ta, atau da
  • Sekitar umur 8 - 10 bulan bisa bersuara bersambung, misalnya: ma-ma-ma-ma, pa-pa-pa-pa, da-da-da-da-, ta-ta-ta-ta
  • Sekitar umur 11 - 13 bulan mulai bisa memanggil : mama !, papa !
  • Sekitar umur 13 - 15 bulan mulai bisa mengucapkan 1 kata, misal: mimik, minum, pipis
  • Sekitar umur 15 - 17 bulan mulai bisa mengucapkan 2 kata
  • Sekitar umur 16 - 18 bulan mulai bisa mengucapkan 3 kata
  • Sekitar umur 19 - 22 bulan mulai bisa mengucapkan 6 kata
  • Sekitar umur 23 - 26 bulan mulai bisa menggabungkan beberapa kata misal: mimik cucu
  • Sekitar umur 24 - 28 bulan mulai bisa menyebutkan nama benda, gambar
  • Sekitar umur 26 - 35 bulan, bicaranya 50 % dapat dimengerti orang lain

(Sumber : Denver II, Frankenburg WK dkk, 1990)

Supaya tidak terlambat berbicara, latihlah sejak bayi

Bayi sejak lahir sudah bisa mendengar dan mengerti suara manusia, terutama suara ibunya. Walaupun bayi belum bisa menjawab dengan kata-kata tetapi bayi bisa menyatakan perasaannya dengan : senyuman, gerakan bibir, bersuara, berteriak, menggerakkan tangan kaki, kepala atau dengan menangis. Dengan latihan setiap hari sejak bayi, lama kelamaan bayi dan anak dapat menjawab dengan kata-kata dan kalimat. Latihan ini sekaligus merangsang perkembangan emosi, sosial, dan perkembangan kecerdasannya. Supaya bayi atau anak anda tidak terlambat berbicara, lakukan metode ini setiap hari, ketika anda berada tidak jauh dari bayi anda.

Read more »

Nov 29

Indigo Children

Articles & Stuff, Info & Tips, Smart Parents  1 Comment

Berbeda, tetapi Bukan Anak “Aneh”
Sepanjang perjalanan menuju rumah nenek, Ardi, sebut saja begitu, seperti tidak bergerak. Wajahnya pucat pasi. Ia terus menutupi telinganya. Sang ibu tak berani mengusik anak sulungnya. “Saya sebenarnya heran, kok Ardi nangisnya sampai begitu waktu mendengar kabar ibu saya meninggal. Enggak seperti anak kecil lain yang kehilangan neneknya. Sedih ya sedih, tapi enggak gitu-gitu amat,” ujar Dewi.

Begitu turun dari mobil, Ardi seperti terkesima melihat sesuatu di pintu masuk. Ketika mencium jenazah neneknya, tiba-tiba ia kembali menutupi telinganya dan tampak ketakutan. Pandangannya terus menuju ke luar pintu. Setelah itu Ardi mengatakan kepalanya sakit, dan tidak ikut ke makam.

Menjelang tengah malam, Ardi menanyakan apakah ibunya mendengar suara petir siang tadi. Sang ibu menjawab, “Tidak.” “Masak Mama enggak dengar, kan keras sekali dan terus- terusan, Ma,” kata Dewi menirukan ucapan Ardi saat itu. “Sehabis itu Ardi menceritakan semuanya,” lanjut Dewi. Selain petir, Ardi melihat burung besar di pintu rumah sang nenek. “Burung itu enggak pergi-pergi,” ujar Ardi seperti ditirukan Dewi.

Saat mencium neneknya, Ardi melihat sang nenek berjalan menuju sebuah gerbang. Saat itu Ardi mendengar suara petir lagi, yang lebih keras dari sebelumnya, dan ia menyaksikan neneknya melangkah melewati gerbang, terus berjalan menuju tempat yang ia katakan “indah sekali”.

Peristiwa itu bukan yang pertama, sehingga Dewi dan suaminya tidak lagi terkejut mendengar penuturan anak mereka. “Dia sering melihat macam- macam, tetapi biasanya diam. Ia hanya mau berbicara sesudahnya, pelan-pelan dan hanya kepada orang tertentu,” sambung Dewi.

Usia Ardi kini menjelang 10 tahun. Di sekolah ia termasuk cerdas. IQ-nya antara 125-130. “Tapi gurunya bilang ia suka bengong di kelas,” sambung Dewi. Kepada ibunya, ia bercerita melihat macam-macam di sekolah, yang tidak bisa dilihat orang lain, di antaranya anak tanpa anggota badan, dan ia merasa sangat kasihan.

Suatu hari saat belajar di rumah ia tersenyum. Ketika ditanya oleh sang ibu, ia mengatakan ada anak persis sekali dengan dirinya. Hari berikutnya ia bercerita, anak itu datang di sekolahnya. Ketika ditanya di mana ia tinggal, anak itu menjawab, “Di sana,” sambil telunjuknya menunjuk ke arah atas. “Ada apa di sana?” tanya Ardi. Anak itu menjawab, “Ada orang gede- gede buanget. Anak itu omongnya juga medhok lho Ma, kayak aku, persis,” tutur Ardi seperti diceritakan kembali oleh Dewi. Tentu tak ada orang lain melihat “anak itu” kecuali Ardi.

Read more »

Nov 28

Fetal Development Photos

Smart Parents  No Comments

Pictures of fetal development by month of pregnancy, includes an update on baby’s development for the picture’s corresponding week in pregnancy. These high resolution pictures point out significant parts of your fetus from it’s body, placenta, umbiblical cord and sac to eyes, liver, ear and genitals. Please wait until images download.

Eight Week Fetus 
Eight Week Fetus

All the major organs of your baby have formed now though they are not fully developed yet. Eyes and ears are growing now. The heart is beating strongly. When you have an ultrasound during this time, you can see the fetal heart pulsating.

Twelve Week Fetus
Twelve Week Fetus

Read more »

Next entries »